Detail Cantuman Kembali
analisa teknis dan ekonomis penggunaan refrigerant R-22 dan HCR-22 pada quick freezer
Cold storage merupakan ruang penyimpanan yang memiliki suhu dibawah 0 derajat dimana ruangan tersebut memiliki system pendingin seperti kulkas namun dalam sekala besar. Perancangan quick freezer pada cold storage dimaksudkan untuk melakukan proses pendinginan yang lebih. quick freezer merupakan sebuah wadah dimana suhu didalamya dapat mencapai -20 derajat celcius dalam waktu singkat. Pada system pendingin biasanya menggunakan fluida R-22 atau biasa yang disebut refrigerant 22 Namun pada penelitian ini, menggunakan fluida HCR -22 yang merupakan zat hidrokarbon. HCR-22 lebih murah dari pada R-22, sehingga biaya akomodasi dan operasional juga lebih murah. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah dengan perbandingan waktu percobaan, dengan analisa grafik perbandingan HCR 22 dengan R 22,serta konsumsi listrik yang di gunakan oleh kedua refrigeran, dengan cara menguji refrigerant pada quick freezer lalu mengambil data pada setiap refrigerant yang di uji secara bergantian sampai quick freezer mencapai suhu makismal -21֯ C, namun pada hasil penelitian ini refrigeran R 22 ternyata lebih cepat pendinginannya dengan durasi waktu selama 135 menit dapat mencapai -21֯ C di bandingkan dengan HCR 22 yang relatif lebih lama yaitu sebesar 180 menit yang sama-sama mencapai suhu -21֯ C, dan pengaturan untuk quick freezer lebih mudah menggunakan R 22 dari pada HCR 22, dan R 22 lebih aman di gunakan untuk industri rumah, dari pada HCR 22 yang lebih ke sifat mudah terbakar, meskipun harga HCR 22 lebih murah, tetapi R 22 lebih cepat dan praktis cara penggunaanya di bandingkan dengan HCR 22 yang penggunaanya hanya di ambil liquidnya saja, oleh karena itu dalam penelitian ini quick freezer lebih cocok dengan R 22, karena proses pengisian refrigeran ke dalam kompresor lebih cepat dan mudah, namun HCR 22 lebih hemat dalam biaya operasional dengan biaya perbulan HCR 22 3.695.521.00 dan biaya perbulan R-22 Rp. 3.800.575,00 dan kapasitas kebutuhan kedua refrigerant juga berbeda 27.804 kg untuk R 22 dan 4,170 Kg untuk HCR 22 hal ini, tentu HCR 22 lebih menjadi pilihan untuk penghematan listrik dan biaya operasional.
622.16.11 And a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2016
Surabaya
viii, 73 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







